Brimob Kalbar Bagikan Masker di Tengah Paparan Asap Karhutla

 

Caption. 
Satbrimob Polda Kalbar membagikan masker kepada masyarakat di Kota Pontianak menyusul kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan. Foto. ( Ist) 

PONTIANAK — Satbrimob Polda Kalbar kembali membagikan masker kepada masyarakat di Kota Pontianak menyusul kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (24/9).
Pembagian masker dipusatkan di Simpang Empat Hotel Garuda Pontianak, salah satu titik lalu lintas padat. Sebanyak 10 personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar diterjunkan dalam kegiatan yang dipimpin Ipda Gede Suastana.

Masker diberikan langsung kepada pengendara dan pengguna jalan. Petugas juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di tengah paparan asap.

Ipda Gede Suastana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya Brimob membantu masyarakat menghadapi dampak asap karhutla sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan kesehatan.

“Hari ini kami kembali membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di Simpang Empat Hotel Garuda. Kami juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla,” ujar Gede.

Dalam kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Kalbar turut menggandeng infuencer Kota Pontianak, Theo Derrick Connery, untuk membantu menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

Gede mengimbau warga membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk. Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar, penggunaan masker dinilai sebagai salah satu langkah untuk mengurangi paparan partikel dan polutan dari asap.

“Masyarakat kami imbau mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus tetap beraktivitas, gunakan masker untuk membantu mengurangi paparan asap,” katanya.

Selain menggunakan masker, masyarakat diminta memperhatikan kondisi kualitas udara dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata atau tenggorokan, maupun keluhan pernapasan lainnya. (Novi/ Hms) 

0 Komentar